Palopo Sudah Ada Tim Percepatan Penanganan Corona

Surat Edaran nomor 455/Dinkes/III/2020, yang salah satu butirnya meliburkan anak sekolah mulai TK/PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat selama dua minggu sejak 16 s.d 31 Maret 2020, melarang kerumunan massa dan aktivitas yang bersifat massif selama tenggang waktu tersebut.

Sebelum pelaksanaan kegiatan pemgukuhan tim percepatan penanganan corona, ruangan di terlebih dahulu disterilkan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kota Palopo, disiapkan masker sebelum memasuki ruangan. Kemudian dilakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi peserta yang akan memasuki ruangan.

Hal yang menarik saat peserta yang Tugas Percepatan Penanganan Corona (GTPPC) di Kota Palopo yang dikukuhkan oleh Walikota Palopo, HM Judas Amir MH, di Ruang Pola lantai II, Kamis 19 Maret 2020.

Palopo Sudah Ada Tim Percepatan Penanganan Corona juru bicara Pemerintah Kota Palopo, DR. dr. Ishak Iskandar M.Kes, yang akan memasuki ruangan pun dicatat suhu tubuhnya di daftar hadir, setelah kepalanya diperiksa dengan sebuah alat bernama Thermogun.

Mengetahui suhu tubuh, kita bisa memastikan jika orang itu tidak memiliki salah satu gejala, dari banyak gejala lainnya terkait Covid-19.

Pengukuhan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona di Kota Palopo, SK-nya ditandatangani Pak Wali, beliau selaku Pengarah bersama Forkopimda, yang jadi ketuanya Pak Sekda (Firmanza DP), sementara Wakil Ketua Kepala BPBD (Antonius Dengen), Sekretarisnya Kadis Kesehatan (Taufiq) dan Jubirnya tetap dr.Ishak Iskandar.

Comment