LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu menghadiri kegiatan Pembekalan Muballigh/Muballigha yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Persatuan Muballigh Islam Luwu (Persamil) tingkat Kabupaten Luwu, di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Luwu, Patahudding, Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, serta Penjabat Sekretaris Daerah Luwu, Muh. Rudi.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu menegaskan pentingnya evaluasi serta penguatan strategi dakwah di tengah berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi daerah. Ia menyebutkan sejumlah tantangan seperti tingginya angka kekerasan seksual, meningkatnya kasus perceraian, serta penyalahgunaan narkoba yang membutuhkan perhatian serius semua pihak.
Menurutnya, muballigh dan muballigha memiliki peran strategis dalam membina moral masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta membimbing generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif.
“Dakwah harus adaptif dan menyentuh akar persoalan di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan para muballigh sangat dibutuhkan untuk menekan berbagai persoalan sosial yang ada,” ujar Patahudding.
Sebagai bagian dari langkah preventif, Pemkab Luwu juga telah menerbitkan Peraturan Bupati tentang pembatasan aktivitas anak sekolah di luar rumah hingga pukul 22.00 WITA, kecuali dengan pendampingan orang tua atau untuk kepentingan mendesak.
Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas para muballigh dalam menjalankan dakwah yang konstruktif serta mendukung terwujudnya masyarakat Luwu yang religius dan berakhlak mulia.


Comment