Haul Andi Djemma & Beberapa Giat Penting Akan Digelar Kedatuan Luwu

PALOPO – Kedatuan Luwu mengumpulkan sejumlah awak media di Istana Kedatuan Luwu, Jum’at, 24 Februari 2023. Ketua Panitia kegiatan yang juga Kajari Kota Palopo, Agus Riyanto, menyampaikan, pertemuan tersebut sekaitan dengan akan diadakannya sejumlah kegiatan di Istana Kedatuan Luwu, diantaranya peringatan Isra Mi’raj 1444 H, Haul ke -58, Andi Djemma dan pengukuhan gelar kepada saudara kita  yang dianggap telah memberikan kontribusi maupun nilai pengabdian di Kedatuan Luwu.

Haul Andi Djemma & Beberapa Giat Penting Akan Digelar Kedatuan Luwu”Sebagai tindak lanjut dari amanah yang disampiakan Datu Luwu kepada kami, jadi saya sebagai ketua atau koordinator pelaksanaan kegiatan, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh wilayah to luwu yang telah mendukung terlaksananya kegiatan di istana kedatuan luwu yang In Sya Allah akan kita gelar pada tanggal 25 Februari 2023,” ungkap Agus Riyanto.

“Semua pihak kami mohon dukungannya dan In Sya Allah Ini juga bagian dari meningkatkan pemahaman, karakter, nilai moral budaya bangsa Luwu atau Wija To Luwu yang dinakhodai Sri Paduka Datu Luwu ke-40,” jelasnya. 

Agus Riyanto menambahkan, kegiatan ini untuk mendukung terpeliharanya dan pelestarian budaya, adat tanah luwu sekaligus untuk menarik perhatian wisata budaya di wilayah kedatuan Luwu sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran Wija To Luwu.

“Esensi dari kegiatan ini untuk kembali lagi, pelestarian adat budaya kedatuan luwu dan kemakmuran kesejahteraan seluruh Wija To Luwu,” tandasnya.

Sementara itu  Datu Luwu XL La Maradang Mackulau Opu To Bau mengatakan, Di istana Kedatuan Luwu, akan diadakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj yang akan diisi dengan dzikir, pengajian, dan sebagainya,  juga pengukuhan Panngulu Ade’ masyarakat tionghoa tanah luwu serta untuk untuk mengenang kembali jasa-jasa dari Datu kita Andi Djemma Opu To Appamene Wara WaraE Petta Matinroe Ri Amaradekaanna kita akan laksanakan Peringatan Haul Ke-58.

Menurut Datu Luwu, tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini antara lain adalah, Peringatan Isra Mi’raj sebagai salah satu hari besar Agama Islam adalah momentum yang tepat dalam ikhtiar kita menyiarkan pesan-pesan dan nasehat-nasehat agama, utamanya tentang Rukun Iman dan Rukun Islam.

Haul Andi Djemma adalah momentum untuk kembali membaca sejarah dan mengambil makna perjuangan dari Pahlawan Nasional Andi Djemma.
“sifat kesederhanaan dari beliau harus diterapkan dalam pelaksanaan haul ini dan berlandaskan pula kepada kesederhanaan,”

Terkait Pengukuhan gelar masyarakat Tionghoa tanah luwu, Datu Luwu menjelaskan bahwa hubungan antara masyarakat tionghoa dengan wija to luwu bukan saat sekarang saja, tapi jauh sebelumnya. Pada saat Datu Luwu Adi Kambo, gelar ini telah diberikan, saya hanya meneruskan saja. lalu kemudian untuk menghindari friksi-friksi yang ada dalam kita, mari kita berpikir jernih. Penghargaan kepada keluarga kita, tionghoa harus dilanjutkan agar mereka juga merasa sebagai wija to luwu. 
Sangat khusus perlakuan Kedatuan Luwu terhadap keluarga Tionghoa. Tidak satupun di nusantara ini yang diberikan gelar.

Hanya Luwu saja yang memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga kita dari tionghoa. Agar mereka tidak pernah lupa bahwa mereka orang luwu, dia tetap Wija To Luwu dimanapun dia, tidak lupa ada bagian yang tidak terpisahkan dari Kedatuan Luwu,”

Panitia telah mengundang Bupati/Walikota serta Forkopimda se-Tana Luwu, serta beberapa kerajaan/kedatuan sahabat di wilayah Sulawesi Selatan untuk hadir di Palopo pada kegiatan ini. Juga mengundang PSMTI dan organisasi organisasi lainnya.

Adapun Rangkaian acara,  setelah Salat Azhar, akan dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis yang kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam raja-raja luwu di LokkoE.
Ba’da Maghrib, dilanjutkan pembacaan Yasin dan Tahlil kemudian setelah Isya dilakukan pengukuhan gelar kepada ketua masyarakat Tionghoa  dan dilanjutkan peringatan Isra Mi’raj dan Haul ke-58 Pahlawan Nasional Andi Djemma. (*)

Comment